SMAIT AL-MUSTHAFAWIYAH

Latar Belakang

Segala puji hanya milik Allah, dengan nikmat-Nya kita memperoleh kesehatan dan keimanan. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, keluarga para sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman. Amin.

Yayasan Al-Musthafawiyah didirikan pada tanggal 07 Februari 2012 dan telah disahkan dihadapan notaris pada tanggal 07 Februari 2012 dengan akta notaris nomor : 04 atas nama Miranti Tresnaning Timur, SH. Yayasan ini berlokasi di Jl. Cikopo Selatan Kp. Pasir Muncang Rt. 01/01 Desa Sukakarya Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor 16770 ( (0251) 7563700.

Yayasan Al-Musthafawiyah, sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar, bergerak dalam bidang  keagamaan, pendidikan, sosial dan kemanusiaan. Wujud dari anggaran dasar tersebut Yayasan Al-Musthafawiyah berupaya turut berpartisipasi dalam pembentukan pribadi manusia Indonesia yang memiliki keunggulan. Keunggulan dalam akidah yang lurus, akhlak yang mulia, ibadah yang tekun dan istiqamah, serta kompetensi pribadi dalam membangun bangsa. Berdasarkan hal tersebut, maka Yayasan Al-Musthafawiyah mendirikan Pondok Pesantren Terpadu Al-Musthafawiyah dengan menyelenggarakan pendidikan formal yaitu SMAIT Al-Musthafawiyah Boarding School.

Visi

Menjadi SMA Islam Terpadu Unggul, Berkarakter dan Visioner.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang memadukan kurikulum pendidikan formal dengan kepesantrenan berlandaskan sains dan teknologi.
  2. Menyiapkan generasi masa depan yang berprestasi dan berakhlakul karimah.
  3. Menyediakan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan.
  4. Mampu menjadi sekolah region center/ pusat pembelajaran berbasis karakter

Program Unggulan :

Program Unggulan SMAIT Al-Musthafawiyah terbagi menjadi 3 kategori yaitu :

  1. Program Unggulan bidang Akademik dan Kebahasaan
  2. Program Pembentukan Karakter melalui bidang Kepesantrenan ( Tahfidz )
  3. Program Peminatan bidang Sains dan Tekhnologi
  • Bidang Akademik dan Kebahasaan : membekali peserta didik  dengan kemampuan pembelajaran yang bersifat ; keterampilan, pengetahuan dan sikap yang bernuansa religius, agar dapat :
  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik.
  2. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab, berprestasi, santun dan tertib.
  3. Penguasaan Bahasa Asing ; Inggris, Arab melalui program conversation
  4. Mampu Mampu mengikuti berbagai kegiatan Olympiade Sain baik regional, maupun nasional dan internasional.
  5. Mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, jenjang pendidikan tinggi, dan mengembangkan sikap profesional dalam berkompetisi
  • Bidang Kepesantrenan : membekali peserta didik memiliki kemampuan khusus sebagai generasi qur’ani ( penghafal qur’an ) dan mampu mengaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat melalui :
  1. Program Tahfizh Al Qur’an 1-15 juz target 3 tahun, melalui program matrikulasi bagi santri yang belum memiliki kemampuan baca tulis Al Qur’an.
  2. Mampu memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai aqidah, ibadah dan syari’ah secara kaffah.
  3. Menyelenggarakan Pendidikan kewirausahaan dan kepemimpinan berwawasan kebangsaan serta berkarakter.
  4. Melakukan pendampingan dan monitoring melalui kelompok dalam Kajian Kitab Kuning dan Kitab-Kitab Kepesantrenan.
  5. Pembinaan dan bimbingan Akhlaq dan Praktik
  • Bidang Sains dan Tekhnologi : yaitu mampu mengamati dan melakukan research tentang potensi yang dimiliki oleh lingkungan melalui pola pembelajaran ; research study, studi banding, pembuatan Karya Tulis Ilmiah     ( KTI ), dan studi laboratorium sains

POLA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SMA

Pendidikan di SMAIT dapat menerapkan berbagai pola penyelenggaraan pendidikan yang dapat dilaksanakan secara terpadu yaitu pola pendidikan yang memadukan Kurikulum pendidikan formal ( Depdikbud ), Kurikulum Kemenag dan Kurikulum Kepesantrenan Al-Musthafawiyah.

  1. Kurikulum Pendidikan Formal untuk SMAIT Al-Musthafawiyah adalah Kurikulum 2013 Revisi sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA
  2. Kurikulum Kemenag yaitu kurikulum muatan untun Pendidikan Agama Islam terbagi menjadi :
    1. Qur’an dan Hadits
    2. Sejarah Kebudayaan Islam
    3. Aqidah Akhlak
    4. Fiqih
  3. Kurikulum Kepesantrenan : Kurikulum Kepesantrenan ini meliputi materi tentang : Tahfidzul Al-Qur’an, Tahsin Tilawah, Tathbiqul Qur’an, Tahfhimul Qur’an, Kajian Kitab ( Ta’lim Muta’alim, Riyadhus-Shalihin, Bulughul Maram, Tafsir Al-Qur’an, Bidayatul Hidayah.
  4. Pendidikan dengan sistem Boarding School : Yaitu sistem pendidikan dimana peserta didik diasramakan dan tinggal dilingkungan Pondok Pesantren selama menempuh jenjang pendidikan dengan waktu tertentu.
  5. Kurikulum Kebahasaan : Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai bahasa percakapan dan pengantar bidang Kepesantrenan.
  • Struktur Kurikulum SMA Kelompok Peminatan IPA
Mata Pelajaran Alokasi Waktu
Smt. 1 Smt.2
Kelompok A (Wajib)
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4
4. Matematika 4 4
5. Sejarah Indonesia 2 2
6. Bahasa Inggris 2 2
Kelompok B (Wajib)
7. Seni Budaya 2 2
8. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 3 3
9. Prakarya dan Kewirausahaan 2 2
Jumlah Jam Pelajaran Kelompok A dan B per Minggu 24 24
Kelompok C (Peminatan)
Mata Pelajaran Peminatan Akademik 18 18
Jumlah Jam Pelajaran yang Harus Ditempuh per Minggu 42 42